Beranda News Lokal Jika Lakukan Hal Ini Prabowo Sandiaga Akan Menang

Jika Lakukan Hal Ini Prabowo Sandiaga Akan Menang

75
0
Jika-Lakukan-Hal-Ini-Prabowo-Sandiaga-Akan-Menang

Pilpres 2019 yang paling banyak menuai kontrofersi sepanjang sejarah di indonesia ini semakin hari semakin memanas, sementara hasil penghitungan di KPU pasangan calon nomor 1 Jokowi Amin menang jauh dari Paslon nomor 2 Prabowo sandiaga.

Terkait dengan penolakan dari Pasangan Calon Presiden nomor urut 2 prabowo sandiaga tentang hasil penghitungan suara atau hasil pemilu 2019 yang telah dilakukan oleh KPU pasangan tersebut yang merasa dicurangi sebagaimana yang telah beliau sampaikan dalam acara

” Mengungkap Fakta-fakta Kecurangan Pilpres 2019 ” di hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Pusat pada tanggal 14/5 selasa kemarin.

Akan hal tersebut Mahfud MD mantan dari Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menyebutkan bahwa Prabowo Sandiaga Bisa menang dalam Pilpres 2019. hal ini disampaikan Mahfud MD saat menjadi narasumber pada acara iNews rabu 15/5,

“Di MK itu bisa loh ubah suara, saat saya menjadi Ketua MK saya sering sekali mengubah suara anggota DPR kemudian Kepala Daerah, Gubernur, Bupati, itu yang kalah bisa menang, bisa berubah susunan suaranya.

itu sering kali dilakukan asal bisa membuktikan, dan yang penting itu dalam hukum kan kebenaran materilnya bisa di tunjukan dalam persidangan, nah oleh karena itu yang perlukan fair lah dalam berdemokrasi” ucap Mahfud MD.

Tentang Penolakan hasil Penghitungan dari KPU pun menurut Mahfud itu bukan menjadi permasalahan Hukum. bahkan jika Prabowo sandiaga menolak proses rekapitulasi dan tidak mau menandatangani padahal sidang sudah dibuka secara sah dan

Prabowo sandiaga juga sudah diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapat namun beliau tetap tidak mau menerima Keputusan KPU, maka Pemilu selesai secara Hukum dan KPU bisa mengesahkan itu pada tanggal 22 mei.

Apabila Pemilu sudah dinyatakan selesai, pada tanggal 22 mei mendatang kubu Prabowo Sandiaga baru bisa menggugat ke MK dengan Rentan waktu Selama 3 hari setelah penetapan KPU,

Namun apabila dari tanggal 22 mei sampai dengan tanggal 25 Kubu Prabowo Sandiaga tidak juga melakukan gugatan ke MK maka pemilihan Presiden secara Hukum Secara Yuridis sudah selesai dan tidak ada maslah.

Nah jika Prabowo Sandiaga dan BPN mau menggugat ke MK ada kemungkinan perubahan suara di karenakan MK juga bisa mengubah suara yang telah di tetapkan oleh KPU bahkan akan ada kemungkinan pemenang lain diluar ketetapan KPU. tetunya itu dilakukan dengan adu data yang dimiliki oleh KPU dan BPN Prabowo Sandiaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here