Beranda Biografi Biografi Letjen Sjafrie Sjamsoedin

Biografi Letjen Sjafrie Sjamsoedin

147
0
Biografi-Letjen-Sjafrie-Sjamsoedin

Pernah Tempelkan Moncong Pistol Ke Perut Paspampres israel

Pada masa itu Letjen Sjafrie Sjamsoedin Masih Bergabung dalam Tim Paspampres pada Zaman Kepresidenan Pak Soeharto. Saat itu ada pertemuan antara Pak Harto Presiden RI dengan Presiden Israel Yitzak Rabin 22 Oktober 1995 di Presidential cuite, lt. 41 hotel Waldorf Towers, New York.

Pada pertemuan itu Presiden Israel Yitzak Rabin tidak mau menuruti prosedur pengamanan standar Paspampres. Sempat terjadi adu mulut antara kedua paspampres tersebut. paspampres israel melarang Rombongan Sjafrie dan kawan-kawan untuk masuk lift yang terhubung ke lantai ruangan pertemuan antara kedua Presiden tersebut, dengan Arogannnya Pengawal Yitzak Rabin itu menodongkan senjata Submachine Uzi ke arah perut Sjafrie yang pada saat itu tetap ngotot ingin masuk kedalam lift. Namun dengan gesitnya Sjafrie lebih cepat dari pengawal Yitzak menempelkan muncung pistolnya ke perut Paspampres Israel tersebut sambil menatap tajam Kearah mata dengan jari yang berada pada pistolnya seolah-olah siap untuk memuntahkan Peluru kedalam perut pengawal Yitzak itu.

“Sorry I understand it,” ujar pentolan Mossad itu sambil menurunkan arah senjatanya.

Anggota Baret Merah

Sebagai prajurit lulusan Taruna Akabri Darat di Lembah Tidar Magelang yang lulus pada Tahun 1974, bersama Prabowo Subianto Djojohadikusumo ini ternyata juga pernah bergabung dengan pasukan Baret Merah Komando Pasukan Sandi Yudha Kopssandha yang sekarang kita kenal sebagai Komando Pasukan Khusus Kopasus. diketahui ternyata Sjafrie memang memilih menjadi anggota Kopasus sebagai jenjang karirnya. kala menjadi Perwira anggota baret merah berpangkat Letnan Sjafrie ikut mengamankan tokoh Islam Aceh, Daud Beureueh, dari Aceh ke Jakarta.

Salah satu pengawal terbaik Presiden Soeharto

Setelah Sjafrie lama berkarier di Kopassus, Sjafrie mendapatkan tugas sebagai Paspampres Pak Harto, yang kala itu adalah mertua daripada Prabowo Subianto sahabat satu angkatannya sendiri. karirnya sebagai Paspampres kala itu berakhir pada Tahun 1995 sebagai komandan Grup A Paspampres.

Ia punya kenangan dengan tugasnya sebagai komandan Paspempres. Pada tahun itu, Pak harto berkunjung ke Sarajevo yang mana kala itu Sarajevo dikenal dengan daerah yang rawan dengan penembak jitu, saat itu Pak Harto tidak memakai rompi anti-peluru. Sjafrie juga sempat Mengamankan Soeharto saat dihadang oleh aktivis pemuda Fretilin di Kota Dresden, Jerman, pada April 1995. “Saat itu pengawal resmi Pak Harto hanya tiga orang,” kata Sjafrie. beliau sempat kewalahan oleh para demonstran di Dresden. Ia mengaku para wartawan banyak membantu menjalankan tugasnya hari itu. Sjafrie mengatakan Saat insiden itu, para demonstran, “tidak hanya Mengacung-acungkan poster, tapi ada juga yang melempar telur dan kertas.

Menurut Sjafrie Pak Harto saat itu teteap berusaha bersikap tenang dalam kejadian tersebut, tapi ada satu kejadian insiden. Hari itu, Luciano ‘Romano’ Valentim Conceixao adalah salah satu demonstran yang punya beberapa hal yang bisa untuk dibikin sejarah. Pada wawancaranya dengan Vice, ia mengklaim sempat memukul kepala bagian belakang Pak Harto dengan koran. Banyak orang di Indonesia pada 1995 yang tidak tahu tentang kejadian itu, kecuali Sjafrie. TVRI, RRI Angkatan Bersenjata tentu mustahil memberitakan kejadian yang memalukan itu. Benar kata Sjafrie wartawan sangat membantu, dan menjaga citra Presiden, salah satunya dengan tidak Memberitakan kejadian itu. Pak Harto tahu Sjafrie sudah mati-matian Mengamankannya.

Pendidikan yang pernah di jalani oleh Sjafrie

  • Akabri Bagian Darat 1974
  • Para Komando
  • Susjurpa Jump Master, Borne, Path Finder, Free Fall, Suslapa Inf di USA
  • Seskoad
  • Terrorism in Low Intensity Conflict
  • Lemhanas (2000)
  • Institut Manajemen Bisnis Indonesia

Karir dari menjadi anggota TNI hingga jadi Wakil Menteri Pertahanan

  • Komandan Nanggala X Timor Timur (1976)
  • Komandan Nanggala XXI Aceh (1977)
  • Komandan Tim maleo Irja (1987)
  • Satgas Kopassus Timor Timur (1990)
  • Kasgartap-1 Ibukota (1996)
  • Kasdam Jaya (1996)
  • Pangdam Jaya (1997)
  • Staf Ahli Polkam Panglima TNI (1998)
  • Koorsahli Panglima TNI (2001)
  • Kapuspen TNI (2002-2005)
  • Sekjen Kementerian Pertahanan RI (2005)
  • Wakil Menteri Pertahanan (2010)

Penghargaan yang pernah di raih

  • Satya Lencana Seroja
  • Wira karya
  • Kesetiaan VIII, XVI, XXIV Th.
  • Raksaka
  • Dharma Pala
  • Eka Paksi Nararya III
  • Bintang Yudha Dharma Nararya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here