Pencurian NIK dan KK Untuk Registarsi Kartu SIM di Akui Kominfo

608

Kasus Pencurian NIK dan KK Registarsi Kartu SIM di alami oleh Aninda Indrastiwi , salah satu pengguna indosat Ooredoo. Aninda Indrastiwi melaporkan kepada pihak berwajib jika NIK dan KK nya telah dipergunakan oleh orang tidak bertanggung jawab ke 50 nomor untuk registrasi kartu SIM menggunakan NIK dan KK yang diakui bukan miliknya.

Pencurian NIK dan KK Untuk Registarsi Kartu SIM di Akui Kominfo

 

Menurut Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza pencurian data bisa saja terjadi pada saat proses registrasi kartu SIM dengan menggunakan NIK dan KK, apalagi jika para pengguna kartu SIM tidak berhati-hati pada saat menggunakan identitasnya.

Noor juga menyatakan jika kasus yang menimpa Aninda Indrastiwi bukanlah kebocoran data yang dari operator selurer maupun dari pihak pemerintah. Tetapi, ini murni terjadi karena kelalaian pengguna saat memberikan identintas kepada pihak tertentu.

Oleh sebab itu, saat ini pihak kepolisian sedang berusaha mencari pelaku pengguna NIK dan KK atas nama Aninda Indrastiwi.

Seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com, senin (5/3) “Kominfo sedang melakukan proses kerjasama dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus pencurian data NIK dan KK a/n Aninda Indrastiwi. Saat ini sudah ada komunikasi dengan pihak kepolisian. Perlu duduk bersama untuk kasus ini,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada pihak CNNIndonesia.

Kominfo meminta kepada masyarakat pengguna kartu seluler agar selalu berhati-hati untuk menjaga identitas NIK dan KK pada saat registrasi kartu SIM, agar nantinya tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Yang terjadi saat ini yang menjadi berita adalah penyalahgunaan NIK dan KK yang digunakan registrasi secara tanpa hak dan bukan terjadi kebocoran data … Jangan sampai dicatat, difoto, difotokopi kecuali pada gerai milik operator langsung,” paparnya.

Saat ini, nomor SIM yang menggunakan identitas Aninda Indrastiwi telah diblokir, dan Noor iza selaku Kepala Biro Humas Kominfo telah berkomunikasi dengan korban penyalahgunaan identitas NIK dan KK (Aninda Indrastiwi).

Sebelum kasus ini menguap ke media, Aninda Indrastiwi telah melaporkan pencurian identitasnya melalui akun Twitternya kepada Indosat Oordeoo dan Kominfo. Dan Deva Rachman, selaku Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, membenarkan adanya laporan tersebut kemarin dan berjanji akan memblokir nomor-nomor yang menggunakan identitas korban

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20180305204703-213-280691/kominfo-akui-pencurian-nik-dan-kk-saat-registrasi-kartu-sim

 

Baca juga:




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: