Hacker Rusia APT28 Kembali Menyerang Jaringan Komputer Jerman?

807

 

Pada hari Rabu kemarin, sekelompok peretas telah berhasil melakukan peretasan terhadap jaringan komputer pemerintahan jerman. Seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman mengatakan, bahwa instansi pemerintah yang terkena dampak telah mengambil tindakan yang tepat untuk menyelidiki insiden tersebut dan telah melindungi data-data yang ada.

Hacker Rusia APT28 Kembali Menyerang Jaringan Komputer Jerman?

Hacker Rusia APT28 Kembali Menyerang Jaringan Komputer Jerman?

Dia tidak berkomentar mengenai laporan media Jerman bahwa serangan tersebut diluncurkan oleh kelompok hacker Rusia APT28, yang telah menyerang parlemen Jerman pada tahun 2015, dan mengakibatkan hilangnya data dari departemen pertahanan dan luar negeri. Juru bicara tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan “Serangan tersebut diisolasi dan dikendalikan di dalam pemerintahan federal,” yang mengelola jaringan komputer pemerintah.

Dia mengatakan pihak berwenang menangani insiden tersebut “dengan prioritas tinggi dan sumber daya yang signifikan”. Juru bicara tersebut mengatakan bahwa dia tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut dikarenakan tindakan keamanan dan analisis yang masih berlangsung. Anggota parlemen oposisi Jerman meminta pejabat pemerintah memberikan perhitungan terperinci tentang insiden tersebut.

Dieter Janacek, seorang anggota parlemen Hijau dan kepala komite parlemen mengenai urusan digital, mengatakan kepada koran Berliner Zeitung bahwa insiden terakhir ini adalah “sebuah bentuk peperangan melawan Jerman” dan menimbulkan kekhawatiran serius mengenai keamanan jaringan pemerintah. Sumber keamanan Jerman mengatakan pihak berwenang telah mengetahui kejadian tersebut, namun membantah laporan media bahwa kementerian pertahanan dan militer Jerman terkena dampaknya.

Baik komite parlemen Jerman yang mengawasi badan intelijen, dan komite digital menjadwalkan pertemuan luar biasa untuk membahas serangan tersebut pada hari Kamis, menurut sumber parlemen. Von der Leyen menolak berkomentar tentang laporan tersebut saat tampil di London. Berita tentang serangan terhadap komputer pemerintah Jerman dilakukan setelah peringatan berulang kali oleh pejabat intelijen Jerman tentang kemungkinan campur tangan oleh Rusia dalam pemilihan federal tahun lalu.

Kepala badan intelijen domestik Jerman tahun lalu mengatakan bahwa serangan tersebut tidak terjadi, namun risiko gangguan tetap ada sampai ada pemerintahan baru. Demokrat Sosial Jerman memberikan suara melalui pemungutan suara pos pada sebuah kesepakatan untuk membentuk “koalisi besar” lain dengan konservatif Kanselir Angela Merkel, yang hasilnya akan dipublikasikan pada hari Minggu. Jika mereka menolak tie-up, Jerman bisa menghadapi pemilihan baru atau pembentukan pemerintah minoritas untuk pertama kalinya dalam sejarah pasca perang.

Para pejabat pemerintah dan keamanan Barat telah menghubungkan kelompok hacker yang dikenal sebagai APT28 atau Fancy Bear ke agen mata-mata Rusia, dan telah menyalahkannya atas serangan terhadap Komite Nasional Demokrat menjelang pemilihan AS pada 2016.

Pejabat Jerman juga menyalahkan APT28 untuk hack parlemen majelis rendah Jerman tahun 2015, Bundestag, dan serangan cyber lainnya yang ditujukan pada kelompok politik, Merkel dan individu lainnya, dan institusi lainnya. Moskow sebelumnya membantah dengan cara apapun telah terlibat dalam serangan cyber terhadap pembentukan politik Jerman.

Pejabat intelijen Jerman telah mendesak anggota parlemen untuk memberi mereka wewenang hukum yang lebih besar untuk “mundur” jika terjadi serangan cyber dari kekuatan asing.

Sumber : in.reuters.com

Baca juga:




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: