Startup drone ini sangat membantu para petani di Negara afrika meningkatkan hasil panen

788

Startup drone ini sangat membantu para petani di Negara afrika meningkatkan hasil panen

Negara-negara Afrika bersama-sama menghabiskan $ 35 miliar setiap tahun untuk mengimpor makanan. Tentunya, itu jumlah yang sangat besar yang harus dikeluarkan setiap tahunnya. Kini sebuah startup di Cape Town mencoba untuk memotong anggaran tersebut dengan mengembangkan drone cerdas untuk membantu petani meningkatkan hasil panen mereka.

Sekitar 60% orang Afrika tinggal di daerah pedesaan, dan komunitas tersebut sangat bergantung pada hasil pertanian. Bank Pembangunan Afrika menginvestasikan $ 24 miliar selama 10 tahun ke depan untuk “memulai transformasi pertanian”. Dengan munculnya Aerobotics sangat membantu untuk meningkatkan produktivitas dan memperbaiki akses terhadap alat modern dan informasi pengelolaan lahan sangat penting.

Didirikan oleh James Paterson, perusahaan muda ini berharap dapat memperbaiki beberapa masalah yang terjadi di Negara-negara afrika dengan menggunakan kecerdasan buatan. Paterson dibesarkan di sebuah peternakan buah dekat Cape Town sebelum lulus dengan Masters in Aeronautics and Astronautics dari MIT. Pada tahun 2014, ia mulai membangun pesawat tak berawak di garasi dengan pendiri Benji Meltzer.

Misi mereka adalah membuat burung pengawas modern yang membantu para petani, dengan tujuan mengoptimalkan hasil panen dan mengurangi biaya. Aerobotics menjanjikan kliennya akan mampu meningkatkan hasil panen sebanyak 10%.

Nantinya, dengan bantuan seperangkat komputer untuk menafsirkan citra dari satelit dan dikombinasikan dengan pesawat tak berawak (drone) dan ponsel untuk memberikan informasi tentang kesehatan tanaman. Dan hasilnya akan di presentasikan menggunakan aplikasi Aeroview. Rekaman satelit digunakan untuk menyoroti tren jangka panjang, sementara pesawat tak berawak diterbangkan pada titik-titik tertentu selama musim tanam untuk mendapatkan informasi lebih rinci.

Baca juga:

 

Aeroview menganalisis data yang diterimanya untuk menyoroti area berkinerja buruk bagi para petani untuk diselidiki. Hal ini juga dapat mendiagnosis masalah yang disebabkan oleh penyakit, hama, dan kekurangan air atau nutrisi.

Aerobotics sekarang beroperasi di 11 negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia dan Inggris. Dengan hampir 200 klien di seluruh dunia (sekitar 85% berada di Afrika Selatan), mereka berencana untuk memperluas tim pengembangan komersial dan perangkat lunak mereka dengan cepat.

Kini Aerobotics sedang berupaya memperbaiki teknologinya sehingga bisa menjanjikan hasil panen yang lebih besar kepada klien.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: